Kamis, 23 Oktober 2014

Kegiatan TFI kelompok Moron lima : Sosialisasi

Kegiatan Moron lima saat mensosialisasikan tentang kebersihaan

19 Oktober 2014

by : Michael liando (1801395695)



Pada kegiatan mensosialisasikan ini kami memilih ruko yang berada di sebelah BINUS Center yaitu tempat fotocopy. pada saat kami tiba di tempat tersebut di sekitar rukonya memang sudah terlihat cukup bersih. dan pada saat kami mensosialisasikan tentang kebersihaan ternyata pemilik tempat fotocopy tersebut sudah cukup tahu pentingnya kebersihaan lingkungan sehingga kami tidak perlu terlalu repot untuk menjelaskannya lebih jelas lagi.




                          (tempat sampah yang disediakan pemilik toko tersebut)

jadi,, nilai pancasila yang saya dapatkan dalam mensosialisasikan toko tersebut adalah persatuan indonesia . yang berarti bahwa kita itu adalah satu tidak peduli siapa pun kita, kita tetap mempunyai tanggung jawab yang sama yaitu menjaga kebersihan. 


Earth and sky, wood and field, lakes and rivers, the mountain and the sea, are excellent schoolmasters, and teach some of us more than we can even learn from books.

-John Lubbock-

Kamis, 16 Oktober 2014

Kegiatan TFI kelompok Moron lima : Hari ketiga

Kegiatan Moron lima di hari terakhir

15 Oktober 2014

by : Michael Liando (1801395695)



Di hari terakhir ini kami Moron lima tetap masih pergi di daerah pertigaan syahdan sampai BINUS kijang. Di hari ini kami cukup senang karena sampah-sampah yang berserakan di pinggiran jalan tidak banyak. kami tidak tahu kenapa tapi mungkin karena sudah mulai adanya kesadaran dan kepedulian mereka terhadap lingkungan mereka sendiri.


Jadi, nilai pancasila yang saya dapatkan kali ini adalah persatuan indonesia. yaitu bahwa orang-orang disini sepertinya sudah memiliki nilai persatuan karena mereka sudah merasa bahwa lingkungan itu tanggung jawab bersama.

Just living is not enough.. one must have sunshine, freedom, and a little flower
- Hans Christian Anderson -

Senin, 13 Oktober 2014

Kegiatan TFI kelompok Moron lima : Hari kedua

Kegiatan Moron lima di hari kedua

12 Oktober 2014

by : Michael liando (1801395695)


Pada hari kedua ini kami kelompok moron lima tetap masih membersihkan sampah di daerah yang sama yaitu dari pertigaan syahdan sampai di BINUS kijang. tapi kali ini, sampah yang kami temukan tidak sebanyak di hari pertama kami. jadi kami tidak terlalu merasa lelah walaupun cuaca pada saat itu panas juga.

berikut adalah beberapa foto kegiatan saya :


semoga dari kegiatan yang kami lakukan ini dapat menarik perhatiaan orang lain sehingga mau ikut serta dalam menyelamatkan lingkungan kita.

jadi, nilai pancasila yang saya dapatkan adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. yaitu bahwa kita itu harus berlaku adil bukan hanya petugas kebersihan saja yang dapat membersihkan lingkungan tetapi kita juga harus ikut berpartisipasi.


come forth in to the light of things, let your nature being your teacher.
- William Wordsworth -


Senin, 06 Oktober 2014

Kegiatan TFI kelompok Moron lima : Hari Pertama

Kegiatan Moron lima saat membersihkan sampah dari pertigaan Syahdan menuju BINUS kijang

5 Oktober 2014

by : Marvin Pangestu (1801395026)


Kegiatan yang kami lakukan di hari pertama ini cukup melalahkan. karena, cukup banyak sampah yang berserakkan di sepanjang pinggiran jalan. dan kami juga harus berjalan dari sepanjang pertigaan syahdan menuju kampus BINUS kijang yang jaraknya cukup jauh ditambah lagi dengan cuaca pada saat itu yang panas. tapi saya cukup senang karena dapat ikut berperan aktif dalam melestarikan lingkungan kita dan secara tidak langsung kita telah mengusir banjir secara perlahan-lahan.


Jadi, nilai pancasila yang saya dapatkan adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. yaitu bahwa kita itu sebagai warga indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama seperti menjaga lingkungan kita.

In the depth of winter I finally learned that there was in me an invincible summer.
- Albert Camus -


Kegiatan TFI Kelompok Moron Lima : Hari Pertama

Kegiatan Moron Lima saat membersihkan sampah dari Pertigaan Syahdan menuju BINUS Kijang

Tanggal 5 Oktober 2014

Kegiatan yang kami lakukan pada kali pertama ini bertempat di pertigaan syahdan sampai kampus BINUS kijang. Lokasi yang kami bersihkan kali ini sangatlah berat.Banyak sekali sampah yang berserakan di pinggir jalan.Setelah kami lihat di jalanan itu, ternyata salah satu penyebabnya adalah kurangnya fasilitas tempat sampah di tempat itu sehingga sampah menumpuk di pinggir jalanan.Dan kebanyakan orang banyak membuang sampah di dalam pot berisi tanaman hijau.



Berikut ini foto kami pada saat kegiatan bersih-bersih :

Dari gambar ini,semoga apa yang kami lakukan ini dapat membuat warga sekitar sadar akan kebersihan lingkungan.
Dan ini adalah foto tempat perhentian terakhir kami setelah selesai membersihkan sampah,walaupun lelah,namun akhirnya kami dapat menyelesaikan tugas yang diberikan dengan baik :

 

Kamis, 02 Oktober 2014

What is Teach For Indonesia ?


TEACH FOR INDONESIA (TFI) adalah Community Program yang concern terhadap aspek pembelajaran  dengan konsep pembinaan komunitas yang bertujuan agar komunitas tersebut dapat mandiri dan dapat meningkatkan kualitas hidup komunitas tersebut khususnya bagi perkembagan masa depan anak-anak.
Program TFI bersifat :
  1. Volunteer
  2. Berkelanjutan
  3. Mengacu kepada Pembinaan komunitas dan pembelajaran
  4. Transparan
Why Volunteer ?
Jiwa dari sebuah kepedulian adalah ketulusan untuk itulah Program di TFI bersifat volunteer dan TFI merupakan program non profit, semua bentuk kontribusi dari donator digunakan 100% untuk realisasi program
Berkelanjutan
Sebuah Program kepedulian bukan sekedar donasi atau simpati sesaat. Melainkan bagaimana kita dapat bersama-sama berjuang untuk memberikan kesempatan seseorang bersama komunitasnya dapat memperbaiki kualitas hidupnya. Untuk itulah dibutuhkan komitment dan program yang terjadwal serta berkelanjutan sampai di satu titik yang ditentukan  bahwa mereka sudah harus bisa mandiri.
Pembinaan Komunitas dan Pembelajaran
Pendidikan adalah langkah awal seseorang dapat membuka cakrawala dan pemikirannya. Untuk itulah di dalam kemasan Program TFI, kami selalu mengawali dengan pembelajaran sebagai pondasi dasar dari rangkaian kegiatan pengembangan.
Transparan
TFI, merupakan milik setiap orang/ lembaga yang mau berkomitment untuk bergabung dalam programnya. Oleh sebab itulah TFI perlu dan berkewajiban untuk dapat menghargai setiap bentuk komitment yang telah di lakukan.  Update informasi terhadap penggunaan dana, kegiatan dan realisasi program dilakukan secara terus menerus. Dan dapat di cek oleh masyarakat umum melalui www.teachforindonesia.org